Monday, 6 July 2015

Keterampilan Mendengar



Deadlocknya sebuah komunikasi banyak dipengaruhi kurangnya ketrampilan dalam mendengar. Tulisan ini menyambung dengan tema sebelumnya tentang komunikasi efektif denganpasangan. Sedikit dari pasangan yang memiliki keterampilan dalam mendengar dengan empatik. Kebanyakan dari kita kalaupun sikap tubuh sepertinya mendengar, namun di dalam kepala, banyak kalimat-kalimat yang tak terucap cendrung menilai atas dasar sudut pandang kita.

Sunday, 5 July 2015

Komunikasi Efektif dengan Pasangan

Perselingkuhan kerap menjadi momok yangmenakutkan bagi setiap pasangan. Bermula dari perselisihan yang tak kunjung menemui titik temu. Bahkan jika intensitas tegangannya cukup tinggi akan berakhir dengan perceraian. Naudzubillah...
Mengapa hal pahit itu dapat terjadi pada pasangan suami istri? Banyak faktor, namun kali ini saya ingin mengangkatnya dari sisi komunikasi yang baik dengan pasangan suami istri.
“Saya tuh capek mengalah terus. Masa saya terus sih yang harus mengikuti dan mengikuti keinginan pasangan. Giliran saya kapan doooong??? *sambil menghiba kesal* 
(#emangnya berumah tangga itu lomba apah, ada yang menang ada yang kalah)


Wednesday, 20 May 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru Dalam Mengajar VI


Guru merupakan elemen kunci dalam sistem pendidikan, khususnya di sekolah. Semua komponen yang lain, mulai dari kurikulum, sarana-prasarana, biaya, dan sebagainya tidak akan banyak berarti apabila esensi pembelajaran yaitu interaksi guru dengan peserta didik tidak berkualitas. Semua komponen lain, terutama kurikulum akan “hidup” apabila dilaksanakan oleh guru yang berkompeten.

Wednesday, 13 May 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru dalam Mengajar (V)



Pada kenyataannya gaji untuk guru sudah naik, pemerintah pun telah menetapkan harapan terhadap peningkatan kinerja guru, namun hasilnya belum cukup signifikan. Hal ini ditandai dengan data yang berasal dari Balitbang pada tahun 2013. Rendahnya profesionalitas guru di Indonesia dapat dilihat dari kelayakan guru mengajar. Menurut Balitbang Depdiknas, guru-guru yang layak mengajar

Wednesday, 6 May 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru dalam Mengajar (IV)




Gaji guru sudah dinaikkan, pemerintah berharap guru akan lebih profesional dalam menjalankan fungsinya. Kenyataan dilapangan, masih banyak temuan guru absen dalam mengajar, siswa tidak mendapatkan hak nya untuk dididik dan mendapatkan pengajaran. Seperti yang dikemukakan kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Rudi Sabarudin. “Ada laporan kepada kami bahwa ada beberapa guru jarang hadir di sekolah dengan alasan tertentu dan kami akan menindak tegas masalah ini,” tutunya saat dikonfirmasi Radar Bekasi.

Wednesday, 29 April 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru dalam Mengajar (III)



Masih berlanjut dari artikel sebelumnya, bisa dibaca disini.
Menjadi pertanyaan besar, mengapa pelajar yang harusnya waktunya dihabiskan untuk belajar, menyiapkan bekal ilmu untuk bekal masa depannya, justru lebih senang terlibat kasus-kasus kriminal. Studi dan analisa terkait dengan kenakalan remaja yang sudah menjurus pada tindakan amoral pun dikaji. Banyak pihak terkait

Wednesday, 22 April 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru dalam Mengajar (II)



Motivasi intrinsik dan ekstrinsik sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Untuk yang belum baca, silahkan klik disini.
Seorang guru yang memiliki motivasi yang tinggi, tentunya akan memberikan kompetensi serta kinerja terbaiknya dalam menjalankan profesinya sebagai guru. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia nomor 16 Tahun 2007

Wednesday, 15 April 2015

Pengaruh Gaji Terhadap Motivasi Guru dalam Mengajar (I)



       Sebuah ungkapan dari pepatah kuno latin: “non scholae sad vitea discimus” yang artinya, “aku belajar bukan untuk mengejar angka (10-100), tapi untuk mempersiapkan hidup atau masa depanku.” Ungkapan ini berasal dari Ceneka, seorang filsuf, pujangga yang hidup pada abad ke 3 sebelum masehi (http://id.wikipedia.org/). Dari ungkapan ini, setidaknya dapat menggambarkan

Wednesday, 25 February 2015

Konstrak Motivasi (1)


Dibuang sayang, buat kenang-kenangan tugas Psikologi Umum. hehehee...

   1.      Latar Belakang

       Siswa yang belajar di kelas yang sama, dengan guru yang sama bahkan di sekolah yang sama pula. Namun, masing-masing prestasi siswanya berbeda. Menariknya muncul fenomena siswa yang tingkat intelegensinya standar, meraih prestasi

Wednesday, 18 February 2015

Konstrak motivasi (3)



     1.      PENGENDALIAN
       Salah satu rahasia umum dari motivasi adalah sulitnya menjaga konsistensinya, karena sifatnya cendrung berfluktuasi. Oleh sebab itu perlu dikendalikan, agar tetap dapat berfungsi sebagai pendorong dan pemberi arah tercapainya tujuan yang sudah ditetapkan diawal.

Wednesday, 11 February 2015

Konstrak Motivasi (2)



    A.  MACAM MOTIVASI

  Dalam membahas macam-macam motivasi belajar, ada dua macam sudut pandang, yakni motivasi yang berasal dari dalam pribadi seseorang yang biasa disebut ”motivasi intrinsik” dan motivasi yang berasal dari luar diri seseorang yang biasa disebut ”motivasi ekstrinsik”. 

Wednesday, 4 February 2015

Konstrak Motivasi (4)



    1.   PENGUKURAN
       Sebelum mengukur motivasi belajar, sebaiknya kita tetapkan terlebih dahulu indikator-indikator yang dikatakan bahwa seorang siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi atau tidak. Menurut (Keke T. Aritonang  2008 dalam edward, 2015)

Wednesday, 28 January 2015

Fenomena kebencong-bencongan


http://www.santinabila.com/2015/01/fenomena-kebencong-bencongan.html
Berprilaku kebencong-bencongan kini semakin marak saja, bukan hanya di TV, para artis berperan sebagai bencong untuk menghibur pemirsanya. Namun, ternyata gaya laki-laki yang seperti wanita ini dibawa dalam pergaulan. Belum lagi bahasa gaul yang menirukan dan biasa digunakan oleh para bencong, kini menjadi kosakata ter up-date. Mungkin awalnya ini dianggap sesuatu yang lucu, semata untuk menghibur.
Namun, belakangan diketahui bahwa bukan gayanya saja yang ditiru, melainkan lengkap dengan pemenuhan hasratnya juga.

Wednesday, 21 January 2015

Salah Pergaulan


http://www.santinabila.com/2015/01/salah-pergaulan.html
Di usianya yang ke 14 tahun ini, ibu merasa putra kesayangannya jauh berubah. Ya, semenjank menginjak kelas VII (kelas 2 SMP) Andi berubah. Ia terlalu asyik bergaul dengan teman-temannya. Diawal perubahan, Sang ayah hanya menenangkan ibu agar tidak terlalu sensitif. “Harap dimaklum, Andi kini sedang masa puber, sedang mencari identitas dirinya”.

Wednesday, 14 January 2015

Mesin Pencetak Nilai


http://www.santinabila.com/2015/01/mesin-pencetak-nilai.html
Sebuah prinsip sederhana, apabila melakukan pekerjaan dengan perasaan senang, kemungkinan besar akan membuahkan hasil maksimal. Sayangnya prinsip sederhana ini tergilas roda kapitalis yang kejam. Menuntut hasil yang instan, jika tidak ingin harga dirinya menjadi korban. Semua diukur dengan pencapaian angka tertentu, masalah perasaan, norma agama dan etika menjadi nomer kesekian.

Wednesday, 7 January 2015

Membangkitkan Semangat Belajar


Mengapa saat bermain game anak-anak sangat bersemangat, meski terkadang game nya memiliki tingkat kesulitan tinggi? Sangat berbeda ketika mereka diminta untuk belajar/sekolah, perintah belajar seolah berubah menjadi tumpukan karung beras yang dilempar dipunggung untuk dipindahkan ke suatu tempat. Rasanya beraaaattt....