Wednesday, 6 November 2013

Rumput Liar



Pernahkah kita menjumpai orang yang selalu saja mengeluh?? Bisa ditebak hidupnya seperti apa?? Yup, benar sekali... hidupnya penuh dengan masalah yang tak berujung. Dan akhirnya tingkat keluhannya pun semakin menjadi. Ternyata memang ada suatu korelasi antara seringnya mengeluh
dengan masalah yang tanpa henti. Loh, Apa kaitannya???

 Mengeluh bermula karena ada perasaan yang tak puas, terdapat jurang pemisah antara harapan dan kenyataan. Kecewa, meratap, serta menginginkan semua orang bersimpati karena kegagalannya. Fokus yang dipertahankannya adalah sesuatu yang belum nyata/berwujud, sedangkan apa yang sudah nyata dalam genggaman tidak diperhatikan. Jika demikian, kapan saatnya kita bersyukur atas nikmat yang sudah Alloh berikan?

Mari kita perhatikan ilustrasi berikut, Karena terus fokus dengan keluhan, bahkan hingga hujatan bahwa Alloh tidak adil, karena dirinya selalu saja dirundung sial, tidak memperhatikan jalan sehingga terantuk batu dan terjatuh. Bertambahlah keluhannya, semakin kuatlah persepsinya, bahwa dirinya selalu bernasib sial. Apa yang terjadi? Alloh pun mengabulkan pintanya. Belum cukup rasa sakit karena terjatuh, tangga yang sebelumnya disandarkan ke sebuah pohon pun tertiup angin, sehingga jatuh persis menimpa orang tersebut. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. duh...

Sebenarnya apa yang terjadi? Alloh menyatakan bahwa Dia (Alloh) sesuai persepsi hambanya. Ketika hambanya berbaik sangka (khusnudzon), maka Alloh pun akan berbaik sangka. Begitu pula sebaliknya. Alam semesta dan isinya milik Alloh, semua tunduk dan patuh atas perintah Alloh. Ketika, kita berfikiran negatif (sial) maka sesungguhnya kita sedang memancarkan gelombang untuk menarik kesialan berikutnya. Dan apa yang terjadi, Alloh memerintahkan alam semesta untuk mengirimkan kesialan untuk orang tersebut.

Inilah akar masalahnya, kurangnya rasa syukur. Kebanyakan orang terlalu fokus kepada akibat kegagalan. Tanpa mencari tau penyebabnya. Sama halnya, seperti rumput liar yang tumbuh di sebuah taman. Kebanyakan orang hanya merenggut/memotongnya begitu saja, tanpa mau berkotor-kotor dengan tanah. Padahal itu hanya solusi semu, sifatnya sementara. Nanti tumbuh kembali. Jika kita mau berusaha sedikit dengan mencabut akarnya, niscaya rumput liar itu tak akan tumbuh lagi. Walaupun dengan resiko tangan kita akan kotor dengan tanah yang terbawa akarnya.

Semua bermula dari suatu persepsi, persepsi yang baik, akan memancarkan sekaligus menarik gelombang kebaikan. Cobaan apapun yang tengah kita alami, tetaplah berpersepsi yang baik kepada Alloh, karena semua cobaan itu berasal dari Alloh, dan yang memiliki solusi hanya Alloh. Mohon lah hanya kepada Alloh, mengeluh lah hanya kepada Alloh. Karena hanya izin dari Alloh lah kita mampu bertahan dan lulus dari cobaan yang tengah menimpa.

 

No comments:

Post a Comment