Wednesday, 10 July 2013

Teruntuk Sahabatku

Sahabat dekat bak malaikat yang diutus Alloh untuk menundukkan seorang SANTI, yang terkadang lengah dan lalai. Kita dipersatukan oleh ikatan yang lebih kuat dari ikatan hubungan darah. Kita diikat oleh ikatan aqidah yang sama, aqidah Islamiyah. Sahabat mampu menjelma seorang penghibur dikala hati ini sedang resah, gelisah dan sedih.
Menghapus air mata, menjadi senyum tawar saat hati dipaksa tersenyum. Di lain kesempatan mereka pun menjadi teman yang asyik bersuka ria, saling tertawa lepas, meledek dan memuji nyaris tak ada bedanya.

Tak ada sakit hati yang timbul karenanya. Kejengkelan yang kerap mungkin terjadi dikala situasi tidak pas, tak berarti apapun. Setia menemani disaat situasi genting, yang bikin kepala pusing. Selalu menjadi motivator ketika kondisi yang tak menyenangkan menghimpit. Teman diskusi yang renyah ketika tantangan semakin menantang.

Ku sampaikan kata pengantar tersebut, sebelum ku jelaskan arti dirimu sahabat. Agar prasangka tak hadir.
Semoga Alloh membalas semua perhatian dan kebaikan dengan pahala setimpal.
Terimakasih atas semua statement penyemangat dan celotehan ringan yang menghibur.
Kita akan mengubah dunia yang terkadang jahat tak bersahabat, dengan senyum.
Jangan biarkan senyum dan kebahagiaan kita terenggut oleh apapun dan siapapun.
Tidak melulu sebuah langkah menoreh keberhasilan, bisa jadi hanya mendekatkannya kepada kesuksesan.
Sakit yang dirasakan dunia jauh tak berarti dibandingkan kesakitan di akhirat nanti ketika murka Alloh terjadi.
Meskipun terkadang cobaan terasa begitu berat, yakinlah ada banyak orang yang mengalami hal serupa, bolehjadi lebih berat cobaannya dibanding kita.
Mengeluhlah, jika memang mengeluh bisa menyelesaikan masalah. Namun jika tidak, berhenti mempermalukan diri sendiri dengan menunjukkan kelemahan kita.
Lihatlah menara mercusuar, yang tadinya tak terlihat kini semakin lama semakin tampak jelas dan besar. Artinya tujuan pelayaran kita semakin dekat.
Pastikan kaki ini bergerak dan arah layar mengarah pada tujuan untuk mengubah dunia, biar sisanya Alloh yang menentukan.
We create our destiniy, We design our history
We choose our life, We conquer our success
Kita akan segera bertemu dalam puncak kesuksesan

Aamiinnnn.... .... ....


No comments:

Post a Comment