Wednesday, 5 June 2013

Yang BEDA yang ISTIMEWA

Banyak orang berlomba untuk menjadi terkenal, terunggul dan terhebat. Namun anehnya, mereka masih melakukan sesuatu yang sama dengan kebanyakan orang. Lebih senang menjadi komentator dan penonton. Keahlian nomer wahidnya mengkritik, tanpa diminta/ditanya pun kritikan pedas terus meluncur dari mulutnya. Ada baiknya saya ilustrasikan agar lebih jelas yang terjadi pada saat
pertandingan sepak bola. Rasanya penontonlah yang lebih hebat dari pada pemain.

Pertanyaan saya, antara penonton dan pemain, mana yang lebih dikenal oleh banyak orang?? (*anak SD pecinta bola pun hapal nomer punggung dan nama pemain). Antara penonton dan pemain, mana yang mendapat penghargaan/hadiah?? (*jelas pemain). Antara penonton dan pemain, mana yang harus mengeluarkan uang dalam pertandingan bola tersebut?? (*pasti penonton, untuk membeli tiket masuk). Antara penonton dan pemain, mana yang jumlah orangnya lebih banyak?? (*jelas penonton). Jika demikian, lebih baik mana yang penonton atau pemain, pada kasus ini??

Penonton harus mengeluarkan uang membayar tiket masuk, pemain tidak mengeluarkan sepeserpun, bahkan dapat fasilitas ini itu dari sponsor penyelenggara. Belum lagi jika jadi juara. Pemain lebih terkenal dari pada penonton. Dari sini, kita dapat mengambil pelajaran bahwa yang berbeda ataupun yang jumlahnya sedikit namun banyak aksi yang sudah dilakukan, lebih baik ketimbang hanya jadi pengamat dan penonton.

Marilah kita senantiasa menjadi pemain dalam kehidupan ini, hidup memang beresiko. Gagal, kalah, dan terjatuh, akan lebih baik dari pada diam tidak melakukan apapun. Toh, Alloh tidak memintai pertanggungjawaban akan hasil, pada proseslah yang akan dinilai. Ketika proses sudah dilakukan dengan baik, InsyaAlloh hasil yang baikpun akan dituai.

Jangan takut berbeda, sebab pembedalah yang menegaskan diri bahwa kita memang bukan orang yang biasa-biasa saja. Kita lah orang-orang luar biasa yang dipilih dari kebanyakan orang. Tidak ada manusia yang sempurna, baik sempurna kekurangannya ataupun semperna kelebihannya. Tugas kita adalah mengenali diri sendiri untuk kemudian menemukan kekuatan diri sebagai modal untuk tetap exis. 

Orang-orang istimewa, memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Memang, karena jumlah yang istimewa sangat sedikit dan terbatas. Siap untuk membedakan diri dengan kebanyakan orang yang biasa??? Apa PEMBEDA yang ada pada diri anda sehingga anda pantas menjadi ISTIMEWA??


No comments:

Post a Comment