Wednesday, 19 June 2013

Marketing Hanyalah Permainan Angka

Karir sebagai marketer atau pemasaran sebenarnya paling menjanjikan dibandingkan karir yang lain. Sebagai seorang marketer jenjang karir jelas ukurannya. Namun, kebanyakan orang enggan memilih karir ini. Terbayang dalam benaknya adalah berpanas-panas ria di jalan, merayu setengah memaksa calon konsumen agar mau membeli produk yang kita tawarkan. Bahkan, hingga mengorbankan harga diri dengan
merajuk agar terjadi transaksi.


Wajar frustasi, jika cara yang dilakukan hanya berdasarkan naluri saja, tanpa ilmu yang jitu. Sebenarnya tak perlu memaksa calon konsumen untuk membeli, karena pada dasarnya semua orang tidak suka dijuali. Jangan sedih dulu...  ada kabar baiknya, semua orang suka/senang membeli, tanpa perlu dipaksa. Bagaimana caranya agar anda tidak perlu memaksa orang untuk membeli, mereka dengan berbondong-bondong justru mencari/mengejar anda?? Semua itu ada ilmunya, ada tips-tips khusus, jadi jangan bosan-bosan belajar mencari ilmu. Artikel sebelumnya, sempat saya mem-posting tentang Tips Menjual yang Efektif.

Ketika kita memiliki produk/jasa yang memberikan solusi/manfaat untuk banyak orang. Tak usah ragu untuk mengkampanyekan akan keunggulan produk/jasa kita. Jika malu-malu, bagaimana mungkin orang akan tau bahwa kita memiliki produk/jasa bagus. Mulailah berkampanye mengumpulkan target market yang dituju untuk diedukasi tenyang produk/jasa kita. Prinsipnya “MARKETING IS ABOUT NUMBER”

•    Kumpulkan lebih banyak prospek/ Lead Generation (LG), lebih besar kesempatan anda mengkomunikasikan produk/jasa yang akan anda jual. Perihal mereka membeli atau tidak itu masalah waktu. Jika anda cakap berkomunikasi dengan target market, semakin besar peluang untuk terjadi transaksi.

•    Lebih banyak pelaggan yang anda temui, lebih besar peluang terjadi transaksi. Jangan mudah menyerah dengan target market yang tidak membeli. Cari terus target market dan lakukan penawaran yang baik. Berbicaralah hanya yang ingin calon konsumen dengar, bukan semata menonjolkan produk kita. Kemungkinan akan lebih besar jika anda aktif dibanding anda lebih banyak menunggu/pasif.

•    Lebih banyak anda menawarkan, lebih besar kemungkinan anda melakukan closing. Tawarkan terus produk/jasa anda kepada target market. Gali kebutuhan/masalah mereka. Jadilah sebagai dewa penolong untuk membantunya membeli produk/jasa kita, sebagai solusi masalah mereka.

•    Lebih banyak pelanggan bahagia yang anda miliki, lebih besar kesempatan bagi anda memperoleh referensi dari mereka. Kekuatan “word of mounth” masih lebih tinggi daripada kita mengeluarkan budget marketing. Karena orang akan lebih yakin terhadap informasi kepada orang terdekat yang dianggap bisa dipercaya daripada mendapatkan informasi dari sebuah iklan.


No comments:

Post a Comment