Wednesday, 27 March 2013

Menjadi Pemimpin Idola

“Jatuh bangunnya perusahaan berawal dari kepemimpinan”, begitu katanya bapak John C Maxwell. Namun jika difikirkan kembali, betul juga yach… ? Pemimpin adalah seseorang yang bersedia melayani dan melindungi banyak orang, banyak pengikut bisa juga banyak karyawan dalam hal ini. Begitu besar tanggungjawab seorang pemimpin.
Hingga pernyataan pak Maxwell sangat masuk akal. Terlebih seorang pemimpin kelak akan dimintai 
pertanggungjawaban terhadap kepemimpinannya. Pada dasarnya setiap kita adalah pemimpin, minimal memimpin diri sendiri. Pembahasan kali ini adalah pemimpin yang memiliki pengikut atau karyawan.

Apakah otomatis menjadi pemimpin suatu perusahaan jika kita lah pemilik usaha… ? eit, jangan ke-GR-an duluan. Kepemimpinan harus diraih, bukan didapatkan karena sebuah posisi, dalam hal apapun, termasuk jika anda senagai orang tua atau suami yang memimpin istri dan anak anda. Nah loohh… Kalaupun otomatis menjadi pemimpin, biasanya tidak akan maksimal, jika tidak ada upaya meraihnya, tidak mau memantaskan diri sebagai seorang pemimpin, kurang ilmunya. Koq bisa… ? ya iyyaa lahh… masa ya iyya doong… hehehee… Karena orang yang dipimpin lambat laun akan kocar-kacir karena masing-masing mereka punya cara tersendiri dalam bertindak, tidak kompak sederhanya. Pemimpin yang kuat (strong leader) mutlak diperlukan, bisa dibayangkan, jika pemimpinnya melehoyy, ngga berwibawa… ?? wiihhh… pengikutnya juga akan tidur doang, dan kebayang apa yang terjadi… ? perusahaan anda akan…. (* Hmm… ngga tega ngetiknya, tebak sendiri aja yach… hihihi...

Untuk menjadi strong leader setidaknya harus mampu menjalankan fungsi sebagai seorang leader, diantaranya:
>>  mampu menjadi light in the darkness
Menjadi penerang dari semua permasalahan yang dialami karyawan, berperan menjadi problem solver. Disini pemimpin dituntut sebagai seorang yang cerdas, kreatif dan cakap dalam memberikan alternatif solusi yang dapat dipilih karyawan. Jangan Cuma mentang-mentang jadi pemimpin, bisanya Cuma ngomel doang… (*hehe… yang pasti itu bukan anda) Diminta pertimbangan sama anak buah, kagak tau… udah gitu berlagak sok pinter lagi… (HadeeH…!! dua kata buat pemimpin kayak gini, Cuape deeh… )

>>  Mampu mengembangkan jenjang karier (growing to the next level)
Fitrah semua orang akan mengikuti orang yang memiliki cita-cita besar. Ngga mungkin juga khan, orang mau mengikuti pemimpin yang tidak mmapu mensejahterakan diri dan keluarganya khan…? Masaa, dari dulu gajinya segituuu terruss dari tahun-ketahun… Jika anda ingin mensejahterakan karyawan anda sehingga penghasilannya meningkat, anda wajib meningkatkan kemampuannya, baik dari sisi skill dan knowladgenya.

>>  Unlease potensial karyawan
Pemimpin yang bijaksana, tidak serta-merta memarahi karyawan yang melakukan kesalahan dalam bekerja. Coba anda fikirkan, berapa lama waktu yang anda habiskan untuk dapat berada pada posisi anda saat ini… ? Berapa banyak kesalahan yang pernah anda lakukan dalam masa itu… ? Sekarang, anda menuntut karyawan anda untuk dapat bekerja, sama persis seperti anda, sedangkan mereka relatif baru dibandingkan anda. Benar-benar tidak adil. (*kalo kata bang Roma, T E R L A L U U..)

Gali potensi karyawan anda, yakinkan mereka bahwa mereka mampu melakukan lebih daripada yang saat ini mereka kerjakan, motivasi terus mereka. Berikan reward and consequency agar mereka tetap bergairah dan bersemangat. Pemimpin yang cerdas adalah pemimpin yang mampu mengolah potensi yang dimiliki tiap karyawansehingga karyawan berada pada peak performance. Keren ngga tuh... ?

>>  Mampu me-getting out of the box
Kebanyakan karyawan yang mengalami kesulitan untuk mencari solusi pada pekerjaannya, disebabkan mereka terlalu fokus terhadap masalah tersebut, sebagai pemimpin anda harus mampu melihat dari kacamata yang berbeda (reframing). Tuntun serta libatkan mereka untuk mencari akar permasalahan atau penyebab masalah itu terjadi, kemudian cari beberapa alternatif solusi dengan sudut pandang yang berbeda untuk kemudian dievaluasi, eksekusi solusi yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah mereka. 

Jika fungsi ini dijalankan dengan optimal oleh seorang pemimpin, anda akan menjadi idola dan akan diikuti dengan senang hati (raving fun). Sehingga, mereka akan membela-mati-matian jika anda dalam kesulitan (*pokoknya fans berat lah… kalah artis… hehehe… )
Asyik apa Asyik… ? *_*