Wednesday, 19 December 2012

Kenistaan

Bagaimana perasaan anda, jika diacuhkan, tidak dipandang dan tidak diakui keberadaan anda? Sebagai manusia normal, pastilah sangat kecewa dan amat sangat sedih, bahkan hingga sakit hati. Terlebih jika yang memperlakukan tersebut seseorang yang sangat kita harapkan kasih sayangnya. Apalah arti hidup, jika tanpa kasih dan
sayang mengelilingi kehidupan kita. Semua akan hambar rasanya tanpa itu semua. Karena manusia memiliki potensi hidup yang apabila tidak terpenuhi akan mengakibatkan kegelisahan dan ketidaktenangan, salah satunya, rasa ingin diakui eksistensi dirinya, rasa ingin mencintai dan dicintai, dan banyak lagi yang lain.

Jika diperlakukan oleh manusia saja, kita sudah sangat amat tidak menyenangkan. Apalagi jika diperlakukan oleh zat yang Maha segalanya. Itulah yang dinamakan nista. Alloh akan melabelkan makhluknya yang tidak mau tunduk dan patuh terhadap perintahNya. Label nista, tidak memandang status sosial yang berlaku dalam masyarakat. Nista dapat tersematkan untuk hamba yang miskin, atau bahkan orang kaya sekalipun bisa mendapatkan label ini dari Alloh.

Kaya raya namun nista, harta kekayaannya hanya akan menjadi bahan bakar api neraka yang kelak akan menelan sang empunya. Boleh jadi, di zaman kapitalisme ini, orang kaya demikian diagungkan dan dihormati sebagian besar orang. Namun, Alloh tidak akan memandang hamba dengan jenis ini. Kekayaan yang diperoleh dengan jalan maksiat terhadap ketentuan Alloh serta menghalalkan segala macam cara.  Hanya akan memperbesar kobaran api neraka yang siap melumat orang yang menumpuknya. Koruptor dan penipu salah satu contoh makhluk yang akan di beri gelar nista oleh Alloh. Janganlah silau atau takjub dengan type orang ini, sebab semuanya semu, kelak lambat laun Alloh akan memperlihatkan kenistaannya, hanya persoalan waktu saja.

Lebih parah lagi, miskin nista. Orang miskin yang tidak tahan akan kemaiskinannya. Menghalalkan segala macam cara untuk berusaha keluar dari kemiskinan. Padahal, jika Alloh dengan sifatnya Ar rozak, Al Ghoniy, Al Mughni,  akan dengan sangat mudah mengeluarkan kemiskinan dengan berupaya keluar dengan cara yang telah ditetapkan Alloh, niscaya pasti Alloh akan membukakan jalan keluarnya. Namun, mind set yang sudah tersesat membutakan dia untuk mencari jalan yang halal.

Berhati-hatilah dengan label nista ini, yang siap disematkan Alloh kepada golongan apa saja yang berani menentang perintah Alloh. Tidak perduli si miskin, si kaya, wanita atau pria semua berpotensi. Saya menginggatkan kita semua, terutama diri sendiri untuk terus sadar akan bahayanya label ini, karena nerakalah akhirnya. Semoga kita semua selamat dari siksa Alloh yang sangat pedih

www.quantum-student.com

  

No comments:

Post a Comment