Wednesday, 31 October 2012

O B S E S I

Obsesi terkait dengan sebuah mimpi, cita-cita yang sangat ingin terjadi tidak hanya sebatas pada angan. Setiap orang memiliki dream, hanya saja sebagian besar hanya ingin dan ingin tanpa diusahakan dengan maksimal. Sudah sunnatullooh memang, ketika seseorang memiliki keinginan, maka Allooh akan menguji, seberapa seriuskah keinginan pada diri seseorang itu. Ketika ujian datang, cobaan menghampiri akan memakan banyak korban. Hanya mereka yang berkomitmen
lah yang akan tegar dan terus melangkah.

Cita-cita atau dream mutlak dimiliki setiap individu, untuk apa? Agar hidup yang kita jalani lebih berwarna, penuh tantangan dan yang pasti tidak membosankan. Jika ada seseorang yang hidupnya tidak bergairah, tidak bersemangat. Bisa dipastikan, salah satu penyebabnya karena orang tersebut tidak memiliki mimpi yang ingin dia wujudkan. Namun, jangan salah, mimpi yang selalu saja menemukan “jalan buntu”, kerap membuat orang justru putus asa, frustasi, dan cendrung menyalahkan orang lain dan keadaan. Jika tidak tepat dalam menyikapi, malah di perparah jika kurang imannya bisa bunuh diri loh.. |ciyyuuss...? mi apah....? hehee...| banyaklah saya kira fakta yang terjadi hanya karena obsesi tidak terwujud, melarikan diri dengan menggantung diri... #parrahh

Lalu bagaimana mewujudkan ambisi atau cita-cita? Pertama, yang saya lakukan adalah berkomunikasi pada diri sendiri, bahwa manusia hanya mampu berusaha di wilayah yang bisa dikuasai. Namun harus berhati-hati dalam mendifinisikan wilayah tersebut, karena sering kali di jadikan “legitimasi” kemalasan kita. Yang kedua, biasanya saya menghibur diri dengan janji Allooh, bahwa Allooh hanya melihat prosesnya, masalah hasil mutlak hak preoregatif Allooh. Dan yang terakhir adalah doa. Keyakinan yang pasrah dan total kepada Allooh dari awal kita merancang mimpi, mengusahakannya dan mewujudkannya menjadi kenyataan.

Jangan pernah membatasi diri anda, bermimpilah setinggi-tingginya. Bertanggungjawablah terhadap mimpi anda. Wujudkanlah... Buatlah mimpi anda kenyataan sebagai bukti anda pernah ada di dunia ini, dan menginggalkan jejak kesuksesan. Jika menemui kegagalan, jadikanlah itu pelajaran untuk kemudian memperbaikinya. Dan jika anda memilih untuk diam, anda hanya akan menyisakan penyesalan.
Selamat mewujudkan obsesi anda... !!!

No comments:

Post a Comment