Rabu, 20 Juni 2012

Masalah dan Solusinya

Tidak dipinta, selalu diberi…
Tidak dikehendaki, terus mengikuti…
Tidak  diundang, nongol terus…
Hmm… Itulah masalah atau problem yang selalu ada diseputar kehidupan kita. Mungkin jika saya boleh menambahkan, salah satu ciri mahluk hidup adalah memiliki masalah. Bahkan pendahulu kita pun mengalaminya, termasuk para nabi dan rosul. Tiap orang pasti punya
masalah, dari yang muslim s.d yang non muslim, tua s.d muda, kaya s.d miskin, kulit hitam s.d putih, dari sabang sampe merauke, dari asia s.d afrika. Pokoknya semua orang tanpa terkecuali, punya masalah.

Besar masalah sangat bervariasi, tergantung seberapa besar kemampuan diri kita dibanding masalah itu sendiri, sangat relatif. Sebagai mana sifat masalah itu sendiri, selalu datangdan mengitari hidup kita. Lantas bagaimana kita menyikapinya? Yang pasti, kita harus lebih besar dari masalah, agar dapat menyelesaikannya. Tambah ilmu pengetahuan dan skill, serta mental yang kuat untuk menghadapinya. 

Buat semua masalah yang ada menjadi keciilll di hadapan kita. Sebab, kita semua adalah orang besar. Jika anda menjumpai suatu kejadian yang anda tidak menginginkan hal itu terjadi dan menganggap itu sebagai masalah dan begitu besar menurut anda, hingga anda merasa tidak mampu untuk menghadapinya. Hati-hati, itu salah indikasi bahwa anda harus mengubah diri atau cara-cara anda dalam menaklukkan masalah tersebut. Sebab hanya anda sajalah yang mampu menghadapinya. 

Jangan khawatir, Allooh itu Maha Rahman dan Rohim, manusia diberikan masalah dengan jaminan diberi minimal 2(dua) solusi untuk keluar dari masalah tersebut. Tinggal bagaimana kita kreatif untuk mencari solusi tersebut. Menyerah pada masalah, hanya akan memberikan label negatif pada diri anda sebagai seorang pecundang. Pernah belajar matematika pada saat sekolah dulu? nah, berhubung saya guru matematika, saya selalu memotivasi siswa saya ketika belajar, dengan mengasumsikan soal yang ada sebagai masalah kehidupan. lebih jelas saya bahas dalam tulisan mencari solusi ala matematika.

Hidup merupakan proses untuk menentukan sebuah keputusan, Orang besar bukan artinya tidak pernah berbuat salah dalam menentukan keputusan, melainkan menjadikannya pelajaran. Sehingga, tidak akan diulangi dikemudian hari. 

Masalah diciptakan Allooh untuk menguji seberapa besar kadar keimanan seorang hamba, hingga Allooh yakin bahwa hambanya layak mendapatkan syurga yang telah dijanjikan. Semoga kita semua termasuk didalamnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar