Wednesday, 13 June 2012

Belajar, Belajar dan Belajar

Belajar merupakan kewajiban yang harus dilakukan setiap anak sekolah, agar hasil/prestasi yang diinginkan dapat tercapai. Pertanyaannya apakah kewajiban tersebut hanya untuk anak sekolah saja? Bagaimana dengan yang sudah lulus? Para orang tua? Para guru? Para pemimpin? Dan lain sebagainya, apakah mereka berhenti belajar?

Orang yang berhasil bukan orang yang tidak pernah melakukan kesalahan, melainkan orang yang selalu belajar dari kesalahan, dijadikannya kesalahan
itu sebagai sarana untuk mengevaluasi diri untuk berikutnya diperbaiki agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Orang yang sombong adalah orang yang sudah merasa pintar, merasa tau segala hal. Tanpa dia sadari lingkungan sekitarnya sudah berubah. Dia hanya mencukupkan diri dengan ilmu yang ada pada dirinya, menganggap semua masalah dapat dia atasi dengan ilmu yang dimiliki yang kenyataannya sudah ketinggalan zaman.

Sesungguhnya orang berhanti belajar adalah orang yang hanya memiliki masa lalu. Sedangkan kita hidup untuk masa depan. Seorang pengusaha sekalipun, walaupun katanya sudah mencapai kesuksesan, ketika berhenti belajar, maka hakekatnya dia hanya sukses untuk saat ini saja. Karena tantangan yang akan dihadapi dihari esok, akan berbeda dan akan lebih menantang. Dia akan tertinggal dengan kompetitor baru yang terus belajar. Berapabiaya yang harus dikeluarkan untuk menutupi “cost learning” ketidaktahuan mereka.

Orang besar adalah orang yang memiliki masalah lebih kecil daripada kemampuan orang tersebut menyelesaikan masalah. Sehingga masalah menjadi kecil dihadapannya. Untuk menjadi orang besar mutlak diperlukan belajar. Orang tua yang tidak mau belajar, saya jamin, lambat laun mereka tidak akan mengenali anaknya kelak. Mereka hanya akan sibuk memprotes mengapa anaknya tumbuh menjadi seseorang yang mereka tidak kenali. Padahal mereka seringkali berdalih, sudah menerapkan pola pendidikan yang samaseperti orang tuanya terdahulu. Mengapa anaknya tidak memiliki  hasil yang sama seperti mereka saat ini??

Di QS, kami mengajak bagi orang tua yang perduli masa depan anaknya, untuk sama-sama belajar. Bukan hanya anaknya saja yang belajar, melainkan orang tuanya pun memberikan contoh belajar juga. Belajar memahami karakter anak, belajar cara mendidik anak pada zaman sekarang, serta belajar menjadi orang tua kebanggaan anak.

Siapa diantara anda yang perduli dengan masa depan putra putri anda…  ??
Siapa yang ingin anaknya menjadi anak yang berbakti kepada orang tuanya… ??
Silahkan… !!! cari tau kami, hubungi kami. Mari bergabung bersama QS. Kami berkomitment menjadikan putra putri anda sebagai investasi masa depan anda hingga akhirat nanti, sebab memiliki anak yang sholeh, akan mengalirkan pahala yang tidak akan terputus walaupun anda sudah tidak akan terputus walaupun anda sudah tidak ada lagi di dunia ini.


No comments:

Post a Comment