Wednesday, 27 June 2012

Pro kontra Kehidupan

Dalam kehidupan saat ini, terkadang niat baik sering disalah artikan. Sudut pandang atau persepsi beragam di gunakan banyak orang. Begitulah hidup, serba berpasangan, ada siang ada malam, baik-buruk, tua-muda, senang-susah, kaya-miskin, hidup-mati dan masih banyak lagi. Termasuk pro dan kontra, mendukung dan menentang.
Lalu bagaimana kita menyikapinya? Seorang yang berbuat jahat nan kejipun pasti memiliki pendukung atau yang setuju dengan perbuatannya. Begitu pula seorang nabi seperti Rosullulllooh, yang ingin mengajak kebaikan, memiliki musuh. Apalagi kita sebagai manusia biasa, menjadi hal yang biasa mengalami hal tersebut. 

Selama prinsip yang kita yakini benar, lakukanlah. Namun yang harus diingat kita pun harus memiliki prinsip “pendapat saya benar, namun tidak menuntup kemungkinan pendapat anda lebih benar, juga sebaliknya pendapat anda benar, namun juga tidak menutup kemungkinan pendapat saya lebih kuat dan benar”. Prinsip ini harus dimiliki oleh semua orang, agar kita dapat lebih bijaksana dalam mencari kebenaran, serta tidak memiliki sifat kaku, selama pendapat orang lain dapat dijelaskan.

Ketika anda ingin melakukan sesuatu dengan tujuan ingin di dukung oleh semua orang, rasanya hal itu sangat mustahil. Burung hanya akan terbang dengan kelompoknya yang sejenis. Secara fitrah manusia pun demikian. Sekarang saya ingin bertanya dan anda bayangkan, siapa sahabat dekat anda? Apakah anda nyaman bersama dengan nya? Lebih banyak mana perbedaan atau persamaan yang anda miliki dengan sahabat anda tersebut? 

Begitupun sebaliknya, anda akan menjauh dengan orang-orang yang memiliki banyak perbedaan dengan anda, dalam hal memegang prinsip, dalam hal bertindak juga dalam hal berfikir. Dalam hal ini, bukan artinya anda memilih-milih teman. Silahkan berkenalan kepada banyak orang, namun hargai diri anda untuk hanya berteman dekat dengan orang-orang yang baik. Pengaruhi banyak orang untuk dapat sejalan dengan anda, jika tidak sejalan, tinggalkan. Waktu anda begitu berarti untuk anda sia-siakan berteman dengan kelompok yang tidak menghargai waktu mereka.

Pataskan diri kita, carilah kelompok orang yang mampu memberikan pengaruh positif pada diri anda, Pilihlah kelompok atau komunitas yang akan menghantarkan anda kepada kesuksesan dunia dan ahkirat. Menjadi seseorang yang berbeda tidak selamanya salah, justru orang-orang yang berbeda itulah orang yang punya prinsip, ditengah budaya orang-orang zaman sekarang yang lebih senang sebagai follower/pengikut. Tapi harus digaris bawahi, jadilah agen perubahan yang baik, sebab apapun yang kita lakukan, kelak akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allooh SWT.

No comments:

Post a Comment